Tentang Ardie

HSabilillah Ardie, B.Sc., (lahir di Kota BandungJawa Barat, pada tanggal 28 Oktober 1983) adalah Wakil Bupati Tegal periode 2019 – 2024. Pria yang akrab disapa Ardie ini adalah putra pertama dari pasangan H. Bachrudin Nasori, S.Si dan Hj. Deny Mardiany. Ardie berhasil menjadi wakil Bupati Tegal pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2018 berpasangan dengan Dra. Hj. Umi Azizah dengan memperoleh sebanyak 518.017 suara atau 70,94 persen mengalahkan kompetitornya Haron Bagas Prakosa – Drajat yang memperoleh 148.000 atau 20,27 persen dan Rusbandi – Fatkhudin dengan 64.155 suara atau 8,79 persen

Latar belakang

H. Sabilillah Ardie, B.Sc., (Ardie) menghabiskan masa kecil di Kota Kembang Bandung dengan mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Percobaan Negeri Sabang Bandung pada tahun 1989 sampai 1995 dilanjutkan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPPS Bandung pada tahun 1995 – 1998. Setelah lulus sekolah MTs Ardie melanjutkan pendidikan SMA di Estancia High School New Mexico Amerika Serikat. Setelah lulus dari SMA Ardie mendapatkan beasiswa Temple Scholar Award untuk melanjutkan pendidikan tingginya di Temple University Philadelphia, Amerika Serikat dengan mengambil jurusan Information Science and Technology, dengan Minor di Bisnis hingga lulus pada tahun 2005. Sejak usia remaja Ardie sudah aktif di kegiatan organisasi dan sosial. Pada saat di Amerika dia menjadi Direktur Pengembangan Akademik Association For Computing Machinary. Sebagai mahasiswa muslim di negeri orang, dia juga aktif sebagai pengurus di Muslim Students Association Philadelphia. Tidak hanya saat di luar negeri Ardie aktif di organisasi, sepulangnya dari menimba ilmu di Amerika Serikat dia juga aktif di organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai jajaran Bendahara di Lembaga Amil Zakat NU (Lazis NU) dan Lembaga Perekonomian NU (LPNU) Pusat. Dalam organisasi politik pun dia aktif sebagai Wakil Ketua di Dewan Kordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, sebuah organisasi sayap dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pengalaman Kerja

 

Sebelum menjadi wakil Bupati Tegal, Ardie telah malang melintang mencari pengalaman dalam dunia kerja. Sepulangnya dari AS dia menjadi dosen di STMIK Bandung. Tidak lama menjadi dosen, Ardie bekerja di PT. Intechative Indonesia dan PT. Mega Datamas Utama sebagai Chief Technologi Officer pada tahun 2006. Pernah juga menjadi Komisaris di PT. Mega Langgeng Utama dan Executive Vice Presindent di BNI Sekuritas. Pengalaman di dunia pemerintahan juga dimiliki oleh Ardie, suami dari Sisca Zulistia ini pernah menjadi Staf Ahli di DPR RI pada tahun 2007 hingga 2009. Pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke 2, dia dipercaya menjadi Staf Khusus Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal yang saat itu dijabat oleh Helmy Faishal Zaini pada tahun 2009 hingga 2014. Pada saat itulah Ardie banyak memberikan masukan kepada menteri dalam mengembangkan daerah tertinggal yang ada di penjuru Indonesia. Dalam dunia bisnis Ardie juga bagus. Dengan merintis usaha mendirikan PT. Mega Kapital Utama pada tahun 2015. Sebuah usaha yang bergerak di bidang teknologi dijalankan bersama rekan-rekannya di Jakarta. Tidak hanya itu, pada tahun 2017 dia juga mendirikan PT. Barari Utama Global. Ardie pun pernah mendapatkan penghargaan pencapaian luar biasa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Negara bagian New Mexico pada tahun 2001.

 

Proses Menjadi Wakil Bupati

Menjadi Wakil Bupati Tegal memanglah tidak ada dalam pikiran kepala Ardie sebelumnya. Proses dia menduduki amanah tersebut adalah terjadi di luar dugaan. Ketika proses Pilkada Kabupaten Tegal tahun 2018 sedang berlangsung Ardie tidak masuk dalam peserta. Namun ketika Ki Enthus meninggal dunia karena serangan jantung pada tanggal 14 Mei 2018, Ardie diminta oleh PKB dan warga Nahdlatul Ulama kabupaten Tegal untuk bersedia menjadi Calon Wakil Bupati menggantikan Hj. Umi Azizah yang posisinya naik menjadi Calon Bupati menggantikan Ki Enthus Susmono. Awalnya Ardie pun merasa tidak siap untuk menerima amanah tersebut. Namun setelah diistikharohi dan dia menganggap bahwa ini adalah tugas dari para ulama Tegal yang tidak bisa ditolak, akhirnya dia bersedia menjalankan amanat besar itu.

Proses menjadi orang nomor dua di Kabupaten Tegal tidaklah mudah dijalankan oleh Ardie. Pasalnya di waktu yang hanya tersisa 40 hari menjelang pemungutan suara. Hal yang tidak mudah untuk dilakukan dalam proses politik yang sangat dinamsi. Kerja keras untuk mendapatkan simpati dan kepercayaan dari masyarakat kabupaten Tegal dilalui Ardie bersama tim. Berkat kerjasama yang baik antara PKB sebagai partai pengusung dan warga Nahdliyin Kabupaten Tegal serta partai pendukung akhirnya berhasil mengantarkan Umi Azizah dan Sabilillah Ardie duduk di kursi Bupati dan Wakil Bupati Tegal Periode 2019 – 2024. Kini Ardie sedang melaksanakan amanat untuk membantu Umi Azizah dalam mewujudkan visi dan janji kampanye yaitu “Terwujudnya masyarakat kabupaten Tegal sejahtera, mandiri, unggul, berbudaya, dan berakhlak mulia”

 

sabilillah_ardie

Sabilillah Ardie